NEWS

PENYULUHAN HUKUM ANTI KORUPSI DI SMA FUTUHIYAH MRANGGEN

Maraknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, menjadikan suatu keprihatinan bagi dunia pendidikan tinggi, tanpa terkecuali Fakultas Hukum Universitas Semarang. Berangkat dari kegelisahan tersebut, Fakultas Hukum memberikan penyuluhan hukum mengenai anti korupsi di SMA Futuhiyah Mranggen. Kegiatan penyuluhan hukum dilaksanakan pada Sabtu, 24 Agustus 2019, bertempat di mushola SMA Futuhiyah. Rombongan FH USM yang diwakili oleh Sukimin, S.H., M.H., Supriyadi, S.H., M.Kn, Muhammad Iftar Aryaputra, S.H., M.H., serta dua mahasiswa FH USM. Rombongan disambut dan diterima oleh Humas SMA Futuhiyah, Bapak Sakhwani.


Materi dari penyuluhan hukum tersebut mengenai pendidikan anti korupsi bagi generasi muda. Menurut pemateri, Muhammad Iftar Aryaputra, pada tahun 2018, berdasarkan survey yang dilakukan Transparensi Indonesia, Indonesia berada pada peringkat 89 dari 180 negara. Ini artinya dalam hal masalah penegakan hukum anti korupsi, Indonesia berada pada posisi pertengahan. Untuk menjadi negara bersih dari korupsi, Indonesia punya tugas yang amat berat, karena harus menaikkan peringkat ke level yang lebih kecil. Oleh karena itu, tugas ini menjadi tanggungjawab bersama, termasuk generasi muda. Dengan memulai pada diri sendiri, menghindari korupsi kecil-kecilan dalam kehidupan sehari-hari, dapat menjadikan pribadi yang anti korupsi.

Kegiatan penyuluhan diikuti dengan antusias oleh para siswa siswi kelas XII SMA Futuhiyah Mranggen. Dalam penyuluhan tersebut, para siswa antusias untuk bertanya mengenai kasus korupsi di Indonesia. Selain dalam rangka penyuluhan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan kemitraan dari FH USM dengan SMA Futuhiyah Mranggen. 


admin Fh | 24 August 2019